Kamis, 06 September 2012

Mengenal Sistem dan Alat Reproduksi Manusia


Mengenal Sistem dan Alat Reproduksi Manusia

Manusia diciptakan oleh Tuhan berpasang-pasangan, ada laki-laki ada perempuan. Keduanya saling melengkapi untuk menghasilkan keturunan dan meneruskan kelangsungan hidup manusia. Laki-laki tidak bisa hidup di dunia sendirian, begitupun perempuan. Tidak dapat dibayangkan seandainya di dunia tidak ada laki-laki dan perempuan. Kelangsungan hidup spesies manusia tidak akan seperti sekarang. Manusia bisa berkembang biak melanjutkan keturunan karena memiliki kemampuan untuk bereproduksi serta memiliki organ-organ reproduksi. Dalam pelajaran Biologi di bangku sekolah telah sering diajarkan mengenai Sistem dan Alat Reproduksi itu. Namun tidak ada salahnya di sini kita bahas lagi mengenai hal tersebut.

Secara entomologis Reproduksi berasal dari kata re yang artinya kembali dan produksi yang artinya membuat atau menghasilkan. Jadi disini yang dimaksud dengan reproduksi adalah suatu proses kehidupan dalam menghasilkan keturunan demi kelestarian hidupnya. Sedangkan yang dimaksud dengan sitem reproduksi adalah sekelompok organ atau alat-alat tubuh yang berperanan dalam proses menghasilkan keturunan.

Sejak lahir manusia sudah dibekali oleh Tuhan dengan organ-organ yang berfungsi menghasilkan keturunan. Organ-organ tersebut berbeda antara organ perempuan dan laki-laki. Organ Reproduksi laki-laki meliputi : kantung zakar (scrotum), Buah zakar (testis), epididimis, saluran sperma, kantung semen, kelenjar prostat, uretra dan penis. Sedangkan Organ reproduksi wanita meliputi indung telur, fimbria, saluran telur, rahim, mulut rahim dan vagina. Organ-organ ini membentuk Sistem Reproduksi yang baru berfugsi saat kita organ-organ reproduksi ini matang yaitu saat masa pubertas.

Pubertas adalah masa dimana ketika seorang anak mengalami perubahan fisik, psikis dan pematangan fungsi  seksual. Ketika seorang anak mengalami pubertas maka ia dapat bereproduksi dan menghasilkan keturunan secara biologis.

Berikut adalah organ-organ reproduksi manusia antara lain :

Alat Reproduksi Laki-laki


Sistem reproduksi laki-laki berurutan dari dalam keluar terdiri dari testis, vesika seminalis, kelenjar prostat, epidedimis, vas deferens, semen, uretra, penis dan skrotum.


Skrotum (Kantung Zakar)

Merupakan kantung longgar yang tersusun atas kulit, fasia dan otot polos yang menopang testis diluar tubuh pada suhu optimum untuk produksi sperma. 

Testis

Adalah organ lunak bebentuk oval dengan panjang 4-5 cm dan diameter 2,5 cm. Fungsinya untuk menghasilkan hormone testoteron dan sel spermatozoa.

Epididimis

Yaitu berupa tuba atau saluran yang panjangnya 4-6 meter yang fungsinya menyimpan sperma selama 6 minggu. Disini juga terjadi pematangan dan penyempurnaan sel sperma.

Vas Deferens

Kelanjutan dari epididimid berupa tuba lurus, mengandung pembuluh darah dan pembuluh limfa.

Duktus ejakulatorius

Merupakan tempat pertemuan pembesaran dibagian ujung vas deferens dan duktus dari vesika seminalis. Panjangnya 2 cm dan menembus kelenjar prostat untuk bergabung dengan uretra yang berasal dari kandung kemih.

Uretra

Merentang dari kandung kemih sampai ujung penis sebagai saluran sperma dan urine.

Vesika Seminalis

Berfungsi menghasilkan cairan kental kaya fruktosa yang berfungsi melindungi dan memberi nutrisi pada sperma, mempertahankan keasamannya, serta mengandung prostaglandin yang menyebabkan gerakan sperma lebih cepat sehingga sampai ke tuba falopi.

Kelenjar Prostat

Kelenjar prostat adalah organ beebentuk buah kemiri berukuran 4x3x2,5 cm dan berat kurang lebih 20 gram. Kelenjar prostat menghasilkan cairan basa yang menyerupai susu untuk menetralisir keasaman vagina saat bersenggama serta meningkatkan motilitas / kemampuan gerak sperma. Pada saat puber kelenjar ini mengalami perbesaran dan seiring bertambahnya usia, sehingga pada usia tujuh puluh tahunan dua pertiga laki-laki akan mengalami gangguan perkemihan akibat perbesaran kelenjar prostat.

Kelenjar bulbouretral

Adalah sepasang kelenjar kecil yang menyerupai kacang polong. Kelenjar ini menghasilkan cairan basa yang mengandung mucus ke dalam uretra penis untuk melumasi dan melindungi serta ditambahkan pada semen.

Penis

Penis adalah organ berbentuk saluran yang berfungsi sebagai tempat keluarnya kencing, sperma serta alat untuk berhubungan seksual. Penis bisa mengalami ereksi/ menegang dan mengeras terutama saat ada rangsangan seksual. Saat mengalami orgasme/ puncak kenikmatan seksual penis mengalami ejakulasi yaitu proses pengeluaran sperma saat terjadi orgasme


Alat Reproduksi Perempuan


Sistem reproduksi Perempuan terdiri dari Alat Reproduksi Luar dan Alat Reproduksi Dalam

Alat Reproduksi Perempuan Bagian Luar

Alat Reproduksi Wanita bagian luar terdiri dari :





Mons Pubis

Adalah daerah gundukan yang terletak di bawah pusar dan di atas vagina. Daerah ini terdiri dari jaringan lemak dan kulit. Bagian ini tertutupi oleh rambut yang tumbuh saat pubertas.

Bibir Mayor

Adalah dua lapisan kulit yang merentang ke bawah dari mons pubis. Organ ini analog dengan skrotum/kantong Zakar pada laki-laki.

Bibir Minor

Adalah lipatan kulit diantara bibir mayor, mengandung kelenjar minyak dan beberapa kelenjar keringat. Pertemuan lipatan-lipatan bibir minor dan dibawah klitoris disebut prepusium dan area di bawah klitoris disebut frenulum

Klitoris

Homolog dengan penis pada laki-laki, tetapi lebih kecil dan tidak memiliki mulut uretra. Klitoris terdiri dari dua akar dan satu batang  dan satu glands klitoris bundar yang banyak mengandung ujung saraf dan sangat sensitif. Klitoris juga mengalami ereksi saat ada rangsang seksual.

Vestibula

Vestibula merupakan daerah yang dikelilingi oleh bibir minor yang menutupi mulut uretra, mulut vagina, serta duktus kelenjar bartholin. Kelenjar bartholin homolog dengan kelenjar bulbouertra pada laki-laki, yang berfungsi menghasilkan cairan pelumas untuk vagina saat melakukan hubungan seksual.

Orifisium Uretra/mulut uretra

Merupakan jaln keluar urine/air kencing

Mulut Vagina

Mulut vagina terletak dibawah mulut uretra. Mulut vagian dilingkari oleh himen atau yang lazim dikenal sebagai selaput dara. Himen merupakan  jarinagn rapuh dan mudah robek. Himen memiliki lubang yang menjadi saluran tempat keluar lendir dan darah dari uterus saat menstruasi.

Perineum

Merupakan kulit antara pertemuan dua lipatan bibir mayor dengan anus


Alat reproduksi Perempauan Bagian Dalam


Terdiri atas ovarium, tuba faloppi, uterus dan vagina.

Ovarium atau indung telur

Ovarium adalah organ berbentuk kacang kenari dengan ukuran panjang 3-5 cm, lebar 2-3 cm dan tebal 1 cm. Terletak di kanan dan kiri. Fungsinya adalah untuk menghasilkan sel telur yang siap untuk pembuahan.

Tuba Faloppi

Merupakan organ berebentuk panjang yang berfungsi menerima dan mentransport sel telur ke rahim/uterus setelah Ovulasi. Ovulasi adalah proses pengeluaran sel telur yang sudah matang dan siap dibuahi dari ovarium menuju uterus. Tuba faloppi ini masing-masing terletak dikanan dan kiri menghubungkan ovarium dengan uterus. Pada 1/3 bagian dekat uterus biasanya adalah tempat terjadinya fertilisasi yaitu pertemuan antara sel sperma dan sel telur dan terjadi pembuahan.

Uterus atau Rahim

Uterus adalah organ tunggal yang berongga berbentuk seperti buah pir terbalik dengan ukuran normal/ tidak hamil sebesar  7 cm x 5 cm x 3 cm serta terdiri atas lapisan otot. Rahim adalah tempat terjadinya nidasi atau implantasi embrio yaitu tempat berkembangnya embrio atau sel telur yang sudah dibuahi sehingga matang dan siap dilahirkan. Seiring dengan usia kehamilan dan perkembangan janin maka ukuran rahim juga semakin membesar dan akan kembali normal beberapa hari setelah janin dilahirkan.

Vagina

Merupakan saluran yang terdiri dari lapisan otot yang berfingsi sebagai saluran / tempat masuknya sperma saat berhubungan seksual, saluran untuk pengeluaran janin serta saluran menstruasi. Vagina berhubungan dengan mulut rahim.

Organ-organ Reproduksi tersebut akan berfungsi saat pubertas.




 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Follow by Email