HIV/AIDS, Gejala dan Cara Penularannya – HIV adalah kependekan dari Humman Immunodeficiency Virus yaitu
virus yang menyerang system kekebalan tubuh manusia. Sistem kekebalan dianggap menurun ketika sistem tersebut
tidak dapat lagi menjalankan fungsinya memerangi infeksi dan penyakit-
penyakit. Orang yang kekebalan tubuhnya menurun (Immunodeficient) menjadi lebih rentan terhadap berbagai infeksi,
yang sebagian besar jarang menjangkiti orang yang tidak mengalami defisiensi
kekebalan. Penyakit-penyakit yang berkaitan dengan defisiensi kekebalan yang
parah dikenal sebagai “infeksi oportunistik” karena infeksi-infeksi tersebut
memanfaatkan sistem kekebalan tubuh yang melemah. Orang yang mengidap HIV di dalam tubuhnya
disebut HIV + (HIV positif) atau pengidap HIV. Orang yang telah terinfeksi
HIV dalam beberapa tahun awal tidak akan
menunjukkan gejala, akan tetapi mempunyai potensi sebagai sumber penularan
terhadap orang lain.
Tampilkan postingan dengan label Infeksi Menular Seksual. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Infeksi Menular Seksual. Tampilkan semua postingan
Jumat, 08 Februari 2013
Kamis, 17 Januari 2013
Sebagian Besar Penderita HIV/AIDS adalah Remaja dan Dewasa Muda
Sebagian Besar
Penderita HIV/AIDS adalah Remaja dan Dewasa Muda - AIDS
adalah singkatan dari Acquered Immune
Deficiency Syndrome. AIDS adalah penyakit yang belum dapat ditemukan obatnya
sampai sekarang. Penyakit ini menyerang
sistem kekebalan tubuh manusia, sehingga manusia mudah terserang penyakit lain.
Penyakit ini disebabkan oleh virus HIV. HIV adalah singkatan dari Human
Immuno Virus. Virus ini menyerang
sel limfosit CD4 dalam tubuh manusia yang berperan sebagai system pertahanan
tubuh dari infeksi. Akibatnya sistem kekebalan menurun dan rentan terhadap
segala infeksi. Virus ini menular bila terjadi percampuran cairan tubuh yang
mengandung HIV, yaitu melalui hubungan seksual dengan seorang yang mengidap
HIV, melalui transfusi darah dan transplantasi organ yang tercemar HIV, melalui
jarum suntik atau alat tusuk lainnya yang tercemar HIV, dan pemindahan dari ibu
hamil yang mengidap HIV kepada janinnya.
Kamis, 25 Oktober 2012
Infeksi Menular Seksual, Gejala dan Cara Pencegahannya
Infeksi Menular Seksual, Gejala dan Cara Pencegahannya. Dewasa ini tidak dipungkiri bahwa cenderung terjadi tren pergaulan remaja yang mengarah ke pergaulan bebas yang ditandai perilaku seks pranikah yang kadang-kadang dengan pasangan yang berganti-ganti. Gaya hidup yang demikian sangat berisiko terjadinya penularan penyakit menular seksual. Apalagi perilaku seks bebas yang dilakukan tanpa menggunakan pengaman seperi alat kontrasepsi berupa kondom, makin meningkatkan tejadinya kejadian terinfeksi Infeksi Menular Seksual.
Langganan:
Postingan (Atom)

